Training manajer energi sesuai SKKNI di atur dalam Kepmenaker 80/2015 tentang standar kompetensi kerja nasional Indonesia kategori jasa profesional, ilmiah dan teknis pada jabatan kerja manajer energi di industry dan bangunan gedung. Untuk setiap masing-masing jabatan manager energi industry dan manajer energi bangunan gedung, terdapat 6 (enam) kompetensi yang harus dimiliki.
Training Manajer Energi (daftar ecourse)
(1a) Menerapkan prinsip-prinsip penghematan energi di industri
- Mengurangi rugi-rugi energi
- pengendalian parameter operasi dilakukan berdasarkan parameter kritis pada peralatan atau proses pemanfaat energi
- pemeliharaan peralatan pemanfaat energi dilakukan secara reguler sesuai dengan prosedur dan persyaratan
- keahlian operator disesuaikan dengan peralatan pemanfaat energi
- rugi-rugi energi dikurangi sesuai dengan prosedur dan persyaratan
- Meningkatkan efisiensi peralatan pemanfaat energi
- metode daur ulang energi diidentifikasi berdasarkan potensi pemanfaatannya
- inovasi teknologi hemat energi di identifikasi berdasarkan potensi pemanfaatannya
- optimasi sistem penggunaan energi diidentifikasi berdasarkan metode yang sesuai
- efisiensi peralatan pemanfaat energi ditingkatkan dengan cara implementasi hasil identifikasi yang dilakukan
- Mengurangi biaya energi
- satuan biaya energi diidentifikasi berdasarkan sumber energi yang digunakan
- biaya pengadaan energi diidentifikasi sesuai dengan spesifikasi penggunaan energi
- biaya energi dikurangi dengan pertimbangan biaya energi terendah
(1b): Menerapkan prinsip-prinsip penghematan energi di bangunan gedung
- Mengurangi intensitas energi melalui desain pasif
- Parameter nilai perpindahan termal menyeluruh (OTTV) dan nilai perpindahan termal atap (RTTV) pada selubung bangunan diidentifikasi
- Pengaruh lansekap bangunan gedung terhadap beban termal diidentifikasi
- Pengaruh vegetasi lingkungan bangunan gedung terhadap Penghematan energi diidentifikasi
- Intensitas energi dikurangi berdasarkan perbaikan parameter desain masih yang diidentifikasi
- Mengurangi intensitas energi melalui desain aktif
- Parameter kenyamanan termal pada sistem tata udara diidentifikasi sesuai dengan persyaratan
- Parameter tingkat pencahayaan dan daya terpasang lampu diidentifikasi sesuai dengan persyaratan
- Parameter sistem kelistrikan diidentifikasi sesuai dengan persyaratan
- Intensitas energi dikurangi berdasarkan perbaikan parameter desain aktif yang diidentifikasi
- Mengurangi intensitas energi melalui sistem kendali operasi
- Sistem kendali operasi dan pemeliharaan diidentifikasi
- Instrumen atau alat kontrol diidentifikasi
- Perilaku hemat energi diidentifikasi
- Intensitas energi dikurangi melalui implementasi hasil identifikasi yang dilakukan
- Meningkatkan efisiensi peralatan pemanfaat energi
- Metode daur ulang energi diidentifikasi berdasarkan potensi pemanfaatannya
- Inovasi teknologi hemat energi diidentifikasi berdasarkan potensi pemanfaatannya
- Optimasi sistem pemanfaatan energi diidentifikasi berdasarkan metode yang sesuai
- Efisiensi peralatan pemanfaat energi ditingkatkan dengan cara lokasi hasil identifikasi yang dilakukan
- Mengurangi biaya energi
- Satuan biaya energi diidentifikasi berdasarkan sumber energi yang digunakan
- Biaya pengadaan energi diidentifikasi sesuai dengan spesifikasi penggunaan energi
- Biaya energi dikurangi dengan pertimbangan biaya energi terendah
(2): Menyiapkan kebijakan energi organisasi
- Membuat rencana strategis manajemen energi
- Kegiatan perusahaan ditinjau berdasarkan kesesuaian terhadap regulasi konservasi energi dan persyaratan lainnya
- Status manajemen energi organisasi dianalisis berdasarkan metode tertentu
- Tujuan manajemen energi ditentukan sesuai regulasi konservasi energi
- Sasaran manajemen energi ditentukan sesuai tujuan organisasi
- Rencana strategis manajemen energi dibuat berdasarkan hasil tinjauan dan tujuan yang ditentukan
- Menetapkan kebijakan energi
- Komunikasi rencana strategis ke pihak terkait dilaksanakan
- Pendelegasian tanggung jawab dan wewenang pelaksanaan rencana strategis dibuat
- Alokasi sumber daya ditentukan berdasarkan kebutuhan
- Kebijakan energi ditetapkan oleh manajemen puncak
(3) Merencanakan manajemen energi
- Melakukan tinjauan energi
- Metode tinjauan energi ditetapkan berdasarkan sasaran kebijakan energi organisasi
- Kriteria tujuan energi ditetapkan berdasarkan sasaran kebijakan energi organisasi
- Konsumsi energi di analisis berdasarkan pemantauan pada peralatan pemanfaat energi utama
- Penggunaan energi dianalisis berdasarkan pemantauan pada peralatan pemanfaat energi utama
- Sumber energi diidentifikasi berdasarkan keberlanjutannya
- Biaya energi diidentifikasi berdasarkan satuan biaya terendah
- Audit energi diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan
- Tinjauan energi dilakukan berdasarkan hasil identifikasi
- Menetapkan indikator kinerja energi pada organisasi
- Ruang lingkup energi ditentukan berdasarkan kegiatan organisasi
- Batasan kinerja energi ditentukan berdasarkan operasi organisasi
- Indikator kinerja energi ditetapkan berdasarkan kebutuhan organisasi
- Menetapkan baseline energi
- Faktor pendorong konsumsi energi ditentukan berdasarkan tingkat keterkaitan terhadap energi
- Baseline energi ditetapkan berdasarkan faktor pendorong konsumsi energi
- Menetapkan target penghematan energi
- Peluang Penghematan energi diidentifikasi berdasarkan kriteria tertentu
- Target Penghematan energi di ditentukan berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan
- Menetapkan rencana aksi peningkatan kinerja energi
- Daftar rencana aksi dibuat berdasarkan prioritas Penghematan energi
- Rentang waktu rencana aksi ditentukan berdasarkan target Penghematan energi
- Petugas pelaksana rencana aksi ditentukan berdasarkan kompetensi
- Pendanaan ditentukan berdasarkan kriteria tertentu
- Rencana aksi peningkatan kinerja energi ditetapkan berdasarkan kriteria tertentu

Kompetensi yang disebutkan didalam SKKNI manajer energi di atas menjadi kerangka penyusunan detail materi yang akan disampaikan dalam training manajer energi industry maupun pelatihan manajer energi bagunan gedung.




